Kemenangan Terbesar Timnas Indonesia


Kemenangan Terbesar Timnas Indonesia
Kemenangan Terbesar Timnas Indonesia
No ratings yet.

Kemenangan terbesar timnas Indonesia. Sepak bola kita sedang tidak baik baik saja. Hal itu terlihat jelas dari permainan timnas kita yang semakin hari semakin memburuk. Impian untuk berlaga di piala dunia pun nampaknya harus kita tutup rapat rapat untuk saat ini. liga yang tidak sehat, federasi yang bobrok, hingga keputusan pemilihan pelatih yang dinilai kurang tepat jadi alasan semakin buruknya peforma timnas Indonesia.

Padahal jika kita melihat kebelakang, timnas Indonesia pernah mencapai masa jaya dan mencatatkan beberapa kemenangan dengan skor yang luar biasa besar. Dan berikut adalah kemenangan terbesar timnas Indonesia.

Piala Presiden 1972, Indonesia vs Filipina 12-0
Indonesia menguasai Grup B dengan memetik dua kemenangan dan dan sekali imbang. Merah Puith unggul selisih gol atas Myanmar (yg pada saat itu masih bernama Burma). Keunggulan selish gol setelah Indonesia menang 12-0 atas Filipina. Waskito mengemas lima gol, lalu Iswadi Idris tiga gol, Jacob Sihasale (2 gol), dan Abdul Kadir (2).

Indonesia 5-0 Myanmar (2000)

Catatan sapu bersih pesta gol pertama dibukukan di edisi ketiga Piala AFF. Bertanding di Thailand, pada 12 November 2000, Timnas Indonesia menang 5-0 atas Myanmar di fase Grup A.

Lima gol bersarang ke gawang Myanmar lewat gocekan Gendut Doni, Christiawan (dua gol), Uston Nawawi, dan Kurniawan Dwi Yulianto (dua gol).

Sayangnya, saat itu Indonesia hanya puas sebagai runner-up Grup A, kalah dari tuan rumah Thailand yang tak pernah kalah di tiga pertandingan fase grup.

Namun, tren positif Indonesia berlanjut, hingga kembali beradu hebat dengan Thailand di final pada 18 November 2000. Lagi-lagi, Kurniawan dan kawan-kawan masih harus mengakui kehebatan skuat Negeri Gajah Putih yang menang 4-1 di final.

Piala Tiger 2002 , Indonesia vs Filipina 13-1
Di tahun ini, Piala AFF atau yg pada saat itu bernama piala tiger untuk kali pertama nya berlangsung di dua negara. Berstatus sebagai tuan rumah untuk pertama kalinya, Indonesia mengecap kemenangan terbesar 13-1 atas Filipina di fase Grup A.
Ini adalah kemenangan terbesar di Piala Tiger dengan skor 13-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 23 Desember 2002. Di bawah Arahan ivan Kolev, dua pemain depan Bambang Pamungkas dan Zaenal Arief mengemas 4 gol. Sisanya, Bejo Sugiantoro (2 gol), Imran Nahumarury dan Budi Sudarsono masing-masing satu gol, serta gol bunuh diri pemain Filipina.
Di edisi keempat Piala AFF ini, Indonesia juga kedua kalinya tampil di final berturut-turut. Namun, kali ini SUGBK menjadi saksi kekalahan Indonesia 2-4 dalam adu penalti lawan Thailand.

Indonesia 6-0 Laos (2004)
Melakoni laga pertama di Grup A Piala AFF 2004, skuat ‘Garuda’ langsung membuka hasil positif usai menang 6-0 atas Laos pada 7 Desember silam.
Bertanding di Stadion Thong Nhat, Vietnam, enam gol dibukukan Boaz Salossa (dua gol), Ilham Jaya Kesuma (dua gol), serta satu gol masing-masing dari Elie Aiboy dan Kurniawan Dwi Yulianto.

Indonesia 8-0 Kamboja (2004)
Masih di edisi Piala AFF 2004, Timnas Indonesia terus menunjukkan kehebatannya di fase grup. Di pertandingan terakhir melawan Kamboja, 13 Desember 2004, Indonesia menang 8-0.
Tiga gol diantaranya merupakan milik Ilham Jaya Kesuma, yang sukses menyumbang gol terbanyak di pertandingan ini. Elie Aiboy dan Kurniawan Dwi Yulianto menambah empat angka bagi Indonesia, masing-masing dengan dua golnya.
Lalu, gol ke-8 dan terakhir disumbang Ortizan Solossa di pengujung laga. Salah satu kesuksesan tersebut pun mengantarkan Indonesia menjadi juara Grup A Piala AFF 2004.
Skuat ‘Merah-Putih’ sukses menjajaki partai final, meski berakhir dengan kekalahan dari Singapura dengan agregat 2-5. Dan, untuk kali ketiga, meski salah satu kemenangan terbesar ada di edisi 2004, Indonesia kembali hanya puas dengan status runner-up Piala AFF.

Indonesia 6-0 Laos (2010)
Pada 4 Desember 2010, SUGBK lagi-lagi terbukti membawa tuah bagi Timnas Indonesia. Di hadapan puluhan ribu suporter sendiri, anak asuh Alfred Riedl itu menang 6-0 atas Laos di fase Grup A.
Pada laga kedua di penyisihan grup, dua dari enam gol tersebut merupakan buah kepiawaian Firman Utina. Empat gol lain disumbang M Ridwan, Irfan Bachdim, Arif Suyono, dan Oktavianus Maniani.
Saat itu, skuat ‘Garuda’ pun keluar sebagai juara Grup A dengan koleksi sembilan poin dari sapu bersih tiga kemenangan, jauh dari runner-up Malaysia yang hanya sekali menang dan mengoleksi empat poin.
Meski begitu, kembali lagi suporter Tanah Air harus merelakan skuat jagoannya ‘hanya’ berstatus runner-up Piala AFF. Di final edisi ke-8 pada 26 dan 29 Desember 2010, Indonesia kalah agregat 2-4 dari rival abadi, Malaysia.

Please rate this


Factasia Football
Pengamat Sepak bola gadungan